Cabe unik Chupetinho

Kamis, 07 November 2013


Benih cabai / Cabe unik Chupetinho ( kode CPT )
Cabai yang unik ini sangat indah apabila ditanam di taman atau juga dalam pot. bener - bener sangat cantik, karena bentuknya yang unik.


Dan kali Ready stock Benih Cabe unik ini
Harga 10rb / pack, berisi 10 seeds ( biji )

Untuk pemesanan silahkan sms / WA ke 085727067868
Pin Bbm D2427860


Selamat Berkebun...

Cara membuat Benih yang Baik

Kamis, 24 Oktober 2013




Cara membuat Benih yang Baik

Untuk menghasilkan benih yang baik, diperlukan langkah-langkah sebagai berikut:

Langkah 1: Tanaman Sehat
Untuk menghasilkan benih yang berkualitas, langkah pertama adalah dengan menanam tanaman
yang sehat. Untuk ini dibutuhkan tanah yang sehat, kompos dan mulsa yang cukup.

Langkah 2: Pilih Benih yang Paling Baik
Selalu ambil bibit dari tanaman yang terbaik.
Ciri tanaman ini biasanya:
• Menghasilkan buah atau daun yang lezat dan sehat.
• Bebas dari penyakit dan secara alamiah tahan hama.
• Tahan terhadap kondisi ekstrem. Misalnya, mampu bertahan terhadap kondisi yang sangat
kering atau panas, atau masih bisa tumbuh pada tanah yang berbatu.
• Kumpulkan benih dari tanaman yang menghasilkan bunga dan benih paling terakhir, bukan yang pertama.
Seleksilah benih dari banyak tanaman. Misalnya pohon jati, pilihlah benih dari banyak pohon jati yang berbeda. Ketika memilih benih, Anda akan mendapatkan karakteristik tanaman untuk tanaman berikutnya. Jika Anda memilih tanaman yang sehat, tanaman berikutnya pun memiliki karakteristik yang sama dengan tanaman induknya. Benih-benih yang besar umumnya akan bertahan lebih lama daripada benih-benih yang lebih kecil!

Langkah 3: Cara Memanen Benih
Tunggulah sampai tanaman itu masak sebelum dipetik benihnya. Ini berarti membiarkan tanaman tersebut melewati tahapan yang layak untuk dikonsumsi. Buah yang masih muda memiliki benih yang muda juga sehingga tidak bisa berkecambah. Waktu yang terbaik untuk memetik benih adalah menjelang tengah hari, saat matahari bersinar dan cuaca cerah. Bila memanen benih pada musim hujan, Anda bisa memetik buah, benih, atau lebih baik lagi dengan mencabut seluruh tanamannya dan menggantungnya dekat perapian. Kelembaban sedikit saja akan membuat benih itu menjadi rusak.

Tanaman Kapan Sebaiknya Memanen Benih Cara Memanen Benih

    TANAMAN                              WAKTU TERBAIK MEMANEN BENIH
Tomat, Terong
Ketika sudah masak di tanaman, agak sedikit lembek namun tidak busuk.

Mentimun, Melon

Satu bulan setelah Anda memetik yang untuk dikonsumsi (supaya benihnya matang).

Cabai

Ketika matang di tanaman atau sudah merah.

Selada, Sayuran berdaun hijau

Tunggulah hingga pembungkus bijinya kecoklatan dan kering namun belum membuka.

Buncis, Jagung,
Bunga matahari

Biarkan benih mengering di tanaman di musim kemarau, petiklah ketika matang di musim hujan dan keringkan dekat perapian.

Labu

Ketika matang di tanaman, biarkan selama 2-3 minggu sebelum diambil
benihnya.





Langkah 4: Membersihkan Benih
Benih-benih yang kecil berkulit dapat disimpan dalam sebuah kain, kemudian  dilipat dan dengan hati-hati diremas untuk memisahkan bijinya. Setiap sisa tanaman apapun harus dipisahkan dari benih/biji dengan cara menampi atau dengan tangan. Benih dari tomat, mentimun dan labu perlu dikeluarkan dan ditempatkan dalam wadah yang diberi air. Benih itu harus dibersihkan dengan baik dan kemudian dibilas sehingga semua daging biji terpisahkan dari benih. Benih-benih tersebut kemudian dikeringkan.
Benih tomat dan mentimun dapat difermentasi untuk menghilangkan beberapa penyakit. Ambillah biji dan daging buah dari buah yang masak. Masukkan ke dalam suatu wadah air dan biarkan selama beberapa hari. Busa akan terbentuk pada permukaan air pada wadah tersebut, ini menunjukkan bahwa terjadi proses fermentasi. Benih itu kemudian dapat dicuci dengan air. Semua sisa daging buahnya harus dibuang. Lalu sebarlah benih di atas plat plastik, kayu atau logam untuk diangin-anginkan di bawah naungan

Langkah 5: Mengeringkan Benih
Mengeringkan benih merupakan bagian yang sangat penting dari proses penyimpanan benih.
Jika benih tidak dikeringkan dengan baik maka benih akan membusuk ketika disimpan. Benih dapat dikeringkan dengan cara apapun yang bisa Anda lakukan. Namun, sangat penting untuk mengikuti beberapa langkah praktis berikut ini untuk mendapatkan hasil yang terbaik:
• Beberkan dan angin-anginkan benih itu. Loyang ceper, nampan anyaman, kertas bekas, tikar atau yang lainnya dapat digunakan sebagai alas. Balik-balikkan sekali atau dua kali sehari sehingga semua benih itu kering.
• Lindungi benih itu dari gangguan binatang, khususnya tikus.
• Untuk benih-benih yang kecil dan ringan, berilah perlindungan ekstra karena benih ini gampang terbang.
• Benih yang kecil umumnya membutuhkan waktu 1 minggu dan benih yang besar butuh waktu sekitar 1-2 minggu untuk kering sempurna.
• Awalilah proses pengeringan dengan menempatkan benih selama dua hari di tempat teduh
atau di dalam ruangan. Kemudian pindahkan ke bawah terik matahari selama setengah hari untuk hari-hari berikutnya. Ini akan membantu membunuh serangga dan telurnya.
Gunakan uji gigit untuk mengetahui apakah benih itu sudah kering atau belum. Gigitlah sebuah
benih secara perlahan. Jika benih itu keras dan tidak meninggalkan bekas gigitan, berarti
benih itu telah siap disimpan. Jika ada bekas gigitan pada benih itu, berarti benih itu belum
kering benar dan butuh dikeringkan lagi. Jika gigi Anda patah ketika menggigit, berarti untuk
pengujian berikutnya jangan terlalu keras menggigitnya!

Langkah 6: Menyimpan Benih
Setelah benih itu kering, perlu dilakukan penyimpanan yang baik. Bila iklim tidak mendukung,
benih bisa membusuk dengan cepat jika penyimpanannya salah. Dalam penyimpanan, benih
harus dilindungi dari:
• Udara, yang akan mengurangi umur hidup benih.
• Kelembaban, yang akan membuat benih membusuk.
• Panas, yang akan mengurangi jumlah benih yang dapat tumbuh waktu ditanam.
• Binatang, yang dapat merusak benih.
• Serangga, yang dapat memakan atau merusak benih. Jika telur serangga ada dalam wadah
penyimpanan maka telur itu bisa menetas dan anakan serangga bisa memakan benih itu.
• Cahaya/sinar, yang juga bisa merusak benih.
Untuk mencegah masalah tersebut, pastikan bahwa benih-benih itu telah betul-betul kering dan bersih. Kemudian, pada saat cuaca cerah, tempatkan benih dalam suatu wadah yang kedap udara.
Untuk mengurangi masalah kelembaban, bisa ditambahkan abu kayu bakar pada bagian bawah wadah itu (tentu saja abu kayu bakar yang sudah dingin). Bisa juga digunakan bubuk susu atau bijian lain yang sudah sangat kering, ini akan menyerap kelembaban berlebih.

Benih unik Cabai / cabe Jalapeno

Minggu, 08 September 2013



Jalapeno ( Kode JL )
Bentuknya kaya terong, tapi itu bukan terong, itu cabe jalapeƱo. Cabe ini sudah termasuk panas, dan sudah dapat memberikan sensasi terbakar saat memakannya (pedas). Panjang cabe ini antara 5 – 9 cm. Cabe ini berasal dari Meksiko. Di Meksiko terdapat lahan seluas 160 km persegi yang hanya digunakan untuk menanam cabe jenis ini! Daerahnya terutama di lembah sungai Papaloapan, sebelah utara Veracruz.

Sa'at ini kami menyediakan Benihnya untuk anda...
Harga 10rb / pack, berisi 10 seeds ( biji )
Kemasan Aluminium Foil

Untuk pemesanan silahkan Sms / Wa 085727067868 
Pin Bbm  D2427860

Selamat Berkebun...

Cara menyemai seed cabai

Jumat, 16 Agustus 2013


cara menyemai seed cabai
1. Rendam seed selama 1 malam ( dg air dingin atau ditambah air keprekan bawang merah ( giberelin alami ) atau tambah zpt giberelin lainnya atau tambah dengan Atonik )

2. Semai pada media yang gembur ( bisa Menggunakan bahan – bahan Sebagai berikut : Tanah, sekam bakar, pupuk kandang dengan perbandingan 1:2:1 ), tutupi seed dengan media tanam tapi tipis kira- kira 0.5 - 1 cm.

3. Letakkan media semai pada tempat yg kena sinar matahari tapi berpeneduh.

4. Tunggu sampai tumbuh hingga tinggi 5 cm.

5. Kemudian pindahkan pada polibag atau pot dan tanam di tempat yang kena sinar matahari secara penuh, media tanam dgn bahan diatas perbandingan 1:1:1, sebaiknya pemindahan pada waktu sore hari, siram media dengan vitamin B 1 Tanaman ( sy pakai merk Liquinox ) dgn takaran 1 ml / liter air, kalo tdk ada dengan air cucian beras sampai tanaman benar2 sehat.

6. Pelihara Tanaman dengan penuh kasih sayang ya…..semoga beranak pinak…..aamiiin….

ini ane tambahin tips pemberantasan hama secara alami...

Pemberantas kutu pada tanaman cabai.

Cabe rawit 1 ons ditumbuk ditambah air 1 Liter kmd direndam 1 hr 1 mlm, ditambah solar 2 sendok

Pemberantas kutu putih pada tanaman cabai.

3 siung bawang putih ditumbuk tambah air 10lt, tambah minyak cat 1 sendok, ditambah 2 sendok detergen.

Pemberantasan Tikus.

1 kg umbi gadung10 kg bekatul, 2 bh kemiri. Semua bahan di tumbuk jadi satu kemudian ditambahkan air supaya bisa mengempal, taruh di tempat – tempat tikus. Kalau tidak ada gadung diganti dengan daun kacang babi. Atau bisa dengan jengkol yang dicacah kecil – kecil kemudian sebar ke lahan.

Obat jamur pada tanaman

Jahe kunir Laos secukupnya ditumbuk dicampur air 8 lt kemudian disaring untuk menyemprot.

cara - cara menyemai benih

Senin, 12 Agustus 2013



Menanam Sayuran/Herbal/Buah/Bunga Dari Biji/Benih
Panduan
Panduan ini dibuat khususnya untuk pembeli biji/benih sayuran/herbal/buah/bunga yang ingin mendapat penjelasan cara menanamnya. Ada beberapa cara menanam yang biasa dipergunakan, namun yang akan dijelaskan pada artikel ini adalah salah satu cara menanam yang biasa kami lakukan. Selamat Menanam . . .

TAHAPAN MENANAM DARI BIJI/BENIH
Tahapan lengkap menanam adalah sebagai berikut :

Pra-Semai atau Seed Starting
Menyemai
Menyapih
Menanam
Tentunya tidak semua tahapan harus diikuti. Selain tahapan lengkap dari 1 s/d 4, bisa juga no.2 dan 4 saja, atau 2,3 dan 4, atau 1 dan 4, atau langsung 4. Berikut penjelasan dari tiap tahapan:

Pra-Semai atau Seed Starting
Setiap pabrik benih mengeluarkan spesifikasi "Germination Rate", yaitu daya kecambah benih. Umumnya germination rate sekitar 80%, artinya jika kita menanam 10 benih, kemungkinan hanya 8 benih yang tumbuh. Pra-Semai dimaksudkan untuk menyaring benih yang tidak tumbuh, sehingga kita hanya menyemai/menanam benih yang sudah mulai berkecambah agar kepastian tumbuhnya cukup tinggi.

Ada beberapa cara Pra-Semai, salah satunya antara lain :
• Biji direndam air (hangat) selama 1/2 - 1 jam. Biji yang waktu berkecambahnya lama (biasanya kulit biji tebal), misalnya Coriander atau Parsley atau Horenzo boleh direndam semalaman. Setelah itu dilanjutkan ke Tahap berikutnya, yaitu disemai atau ditanam. Maksud perendamam untuk melembabkan kulit benih sehingga pori2 kulit membesar. Akibatnya terjadi penetrasi air ke dalam biji. Hal ini men-triger biji untuk menghasilkan zat pengatur tumbuh (auxin) yang kemudian mentriger lembaga benih (titik tumbuh) memulai pertumbuhan. Pada tahap ini kita belum dapat membedakan benih yang mempunyai daya kecambah tinggi dan rendah, sehingga jika langsung disemai/ditanam, kemungkinan tidak semua benih akan tumbuh (Catatan : air rendaman boleh diberi zat pengatur tumbuh atau pupuk cair organik atau sedikit garam untuk membantu proses pertumbuhan)
• Untuk memastikan benih yang disemai/tanam mempunyai daya kecambah tinggi, setelah benih direndam, disimpan di wadah dengan alas lembab seperti tissue yang dilembabkan. Tutup wadah agar tidak terjadi penguapan. Simpan di tempat sejuk. Setelah beberapa hari benih mulai berkecambah. Pada tahap ini kita dapat memilih hanya benih yang sudah berkecambah saja yang disemai atau ditanam, sehingga probailitas tumbuh jauh lebih tinggi.

Menyemai
Jika kita melakukan Pra-Semai, maka probabilitas benih tumbuh akan lebih besar. Namun dapat juga langsung menyemai tanpa melalui Pra-Semai. Berikut proses menyemai :
• Siapkan wadah semai seperti tray-semai atau wadah lain (sebaiknya tidak terlalu tinggi, 5-10cm cukup agar tidak perlu media terlalu banyak dan bagian bawah berlubang (bisa dibuat lubang sendiri)
• Isi dengan media. Sebaiknya campuran media halus (tanah disaring, pasir halus, sekam halus ditambah pupuk organik halus minimal 1/4 bagian). Basahi dahulu campuran media agar lembab
• Masukkan benih di tiap lubang tray-semai, cukup 1/2 cm dari permukaan media, tutup lagi dengan media. Jika menyemai di wadah lain, misal baki berlubang, beri jarak antar benih, 1-5 cm untuk memudahkan pemisahan bibit yang sudah tumbuh tanpa terlalu mengganggu perakaran.
• Semprot dengan sprayer jika media mulai kering. Kemudian tutup dengan kardus atau plastik warna solid atau penutup apa saja agar tidak terjadi penguapan sehingga media tetap lembab. Simpan di tempat sejuk
• Setelah beberapa hari (biasanya paling cepat 2 hari), benih mulai tumbuh. Buka penutup, usahakan mendapat sinar matahari (pagi) agar batang tidak terlalu panjang. Siram dengan sprayer agar bakal tanaman tidak terganggu air siraman. PERHATIKAN JANGAN TERLAMBAT MEMBUKA PENUTUP AGAR BATANG TIDAK TERLALU PANJANG.

Jika sudah tumbuh, apa tahap selanjutnya? Kapan bibit boleh dipindahkan?

Bibit boleh dipindahkan minimal setelah keluar dua daun asli, sehingga keseluruhan ada 4 daun, yaitu 2 daun dari biji dan 2 daun asli sesuai dengan tanaman tersebut pada waktu dewasa. Bibit dapat dipindahkan untuk :
• Disapih, atau
• Langsung ditanam

Menyapih
Bibit hasil semaian yang ditanam langsung di tanah atau pot/polibag, kondisinya masih agak lemah sehingga daya adaptasi di lingkungan yang baru lebih lambat. Hal ini dapat mnyebabkan stres pada tanaman sehingga mudah terserang penyakit. Disamping itu jika tanaman dimakan hama (misal siput), biasanya yang dimakan batangnya (karena masih lunak, "lezat"), sehingga begitu batangnya dimakan, maka tanaman akan mati.

Menyapih dimaksudkan agar tanaman sudah cukup besar dan kuat sebelum ditanam di tanah/pot sehingga daya adaptasi menjadi lebih baik. Begitu juga jika hama (siput) datang, biasanya yang dimakan daun, sehingga tanaman tetap hidup.
Cara menyapih :
• Ambil polibag kecil atau wadah kecil (gelas air mineral, potongan botol air mineral, potongan kotak susu dsb yang diberi lubang bawahnya)
• Isi dengan media tanah yang sudah dilembabkan atau campurannya, jangan lupa pupuk organik minimal 1/4 bagian. Lebih banyak lebih baik karena tanaman mulai memerlukan makanan tambahan
• Pindahkan bibit semaian ke wadah sapihan. Rawat teratur hingga tanaman cukup besar (jika menggunakan gelas air mineral, akarnya mulai kelihatan di sekeliling gelas)
• Siap ditanam di tanah/pot

Jika kita tidak ingin menyapih, jalan tengahnya dengan memindahkan tanaman setelah cukup besar (daun asli sudah lebih dari 4). Jika demikian, lubang semai (jika di tray semai) harus cukup besar untuk menampung perakaran atau jarak semaian harus cukup agar perakaran dapat berkembang dengan baik.

Menanam
Menanam dapat dilakukan dari hasil sapihan, atau hasil semaian atau hasil pra-semai atau bahkan langsung dari benih. Keuntungan dan kerugian sudah dijelaskan di atas.

Apa saja yang perlu diperhatikan ?
• Jika menggunakan pot/polibag, gunakan pot/polibag dengan ukuran memadai pada saat tanaman dewasa. Misal tanaman cabai atau tomat, sebaiknya gunakan ukuran diameter 50-60cm. Parsley cukup 30cm dsb.
• Gunakan campuran tanah dan media lain seperti sekam agar porousitas media cukup baik, yaitu dapat menangkap air tetapi tidak menahan yang menyebabkan air tergenang. Jangan lupa beri pupuk organik minimal 1/4 bagian. Lebih banyak lebih baik. Berbeda dengan pupuk kimia, pupuk organik sebetulnya adalah tanah yang kaya unsur hara, sehingga aplikasi pupuk organik dalam jumlah banyak tidak apa-apa.
• Jika menanam di tanah, jarak tanam disesuaikan dengan jenis tanaman, misal cabai/tomat/brokoli jarak sekitar 60cm, Caisim/Pakcoy/Horenzo dll cukup 15-20cm. Tujuannya agar ruang tumbuh dan paparan sinar matahari cukup, dan tidak bersaing mencari makanan
• Tinggal lakukan perawatan (siram, pruning, pupuk dsb) dan panen

Penanganan Khusus
• Menanam bayam dilakukan langsung di tanah. Karena biji bayam sangat kecil, untuk memudahkan menebar, campur 1 bagian biji bayam dengan 10 bagian pasir halus, aduk rata, baru ditabur. Dengan demikian, sebarannya akan lebih merata. Dapat juga menggunakan amplop yang salah satu ujungnya digunting sehingga membentuk lubang kecil. Benih bayam ditebar dengan menguncang-guncang amplop sehingga benih keluar dari lubang amplop tsb.
• Jangan lakukan perendaman (Pra-Semai) pada kacang Edamame karena kulitnya mudah terkelupas jika kena air. Begitu juga benih kemangi/basil atau sejenisnya
• Menanam umbi2an seperti wortel atau lobak sebaiknya langsung di tanah (langsung tahap 4) jika diinginkan bentuk umbi yang bagus.
• Jika menanam langsung di tanah (langsung tahap 4), sebaiknya satu lubang diisi 2-4 biji sehingga probabilitas tumbuh tiap lubang sangat besar. Nantinya hanya dipertahankan satu tanaman yang paling bagus/sehat. Yang lain dicabut atau dipindahkan (jangan mengganggu perakaran tanaman yang sehatnya)
• Benih besar seperti buncis, paria, jagung biasanya langsung ditanam. Jika ingin disemai, gunakan wadah yang agak besar, misal gelas air mineral
• Tanaman bunga umumnya memerlukan cahaya matahari lebih banyak agar lancar berbunga

SELAMAT MENANAM